Di tengah sisa-sisa luka pascabanjir besar yang melanda Aceh Tamiang, harapan kembali disemai di SD Negeri Simpang Kiri. Lumpur yang mengendap di ruang kelas dan halaman sekolah seolah menjadi saksi bisu betapa berat ujian yang dilalui dunia pendidikan. Namun, dari kepedulian dan ketulusan, harapan itu kembali bangkit.
Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan generasi penerus bangsa, personel POLAIRUD Polda Aceh turun langsung melaksanakan kegiatan pembersihan sekolah pada Jumat, 26 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Tanpa mengenal lelah, mereka bergotong royong membersihkan sisa lumpur dan kotoran yang memenuhi ruang-ruang belajar serta area sekitar sekolah.
Satu demi satu ruang kelas dibersihkan. Keringat yang bercucuran menjadi bukti pengabdian, sementara senyum dan semangat kebersamaan menjadi penguat langkah. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak empat ruang kelas berhasil dibersihkan, menghadirkan kembali ruang belajar yang bersih, sehat, dan layak bagi para siswa untuk menatap masa depan mereka.
Lebih dari sekadar membersihkan sekolah, kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan dan kepedulian bersama. Sebuah pesan bahwa di tengah bencana, kebersamaan adalah kekuatan, dan pendidikan tetap harus berdiri kokoh.
Bersama kita kuat, bersama kita pulih.
Polri Peduli, Polri untuk Masyarakat.
Tangani Banjir Sumatera, Polri Siapkan Ekskavator dan Truk Dump
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo memastikan kesiapan alat berat untuk mendukung penanganan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera. Langkah ini diambil guna mempercepat pemulihan di daerah terdampak. (Beritasatu.com/Aulia Rahman)
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo memastikan kesiapan alat berat untuk mendukung penanganan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera. Langkah ini diambil guna mempercepat pemulihan di daerah terdampak.
“Peralatan-peralatan berat, tadi Pak Astamaops sudah menyampaikan kepada saya, untuk dozer, ekskavator, kemudian truk dump juga kita persiapkan. Hari ini kita sudah persiapkan,” ujarnya di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Jumat (26/12/2025).
Dedi menegaskan, dirinya akan mengecek langsung kesiapan operasional alat-alat berat tersebut pada Sabtu (27/12/2025). Pengecekan dilakukan sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar penanganan pascabencana berjalan optimal dan tepat sasaran.
Ia memaparkan fokus utama Polri dalam satu bulan ke depan, meliputi mitigasi bencana, penyaluran bantuan logistik, penyediaan tenaga kesehatan, serta perbaikan infrastruktur di wilayah terdampak.
Salah satu infrastruktur yang menjadi prioritas adalah pembangunan sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di lokasi pengungsian, tempat ibadah, dan fasilitas kesehatan. Polri berkomitmen menambah jumlah sumur bor di daerah terdampak.
“Targetnya ada sekitar 300 lokasi sumur bor yang harus segera kita tambah untuk percepatan,” ungkap Wakapolri.
Selain itu, Polri juga memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak telah dilakukan melalui berbagai jalur, termasuk jalur udara. Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji, obat-obatan, hingga air mineral.
“Sesuai arahan Pak Kapolri, komitmen Polri adalah hadir untuk masyarakat dan harus berada di tengah masyarakat,” pungkas Dedi.
Brimob Polda Metro Jaya Salurkan Bakti Sosial untuk Warga Kebon Sirih
JAKARTA: Di tengah kesibukan menjaga stabilitas keamanan ibu kota, Satbrimob Polda Metro Jaya terus menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan bakti sosial di Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dipimpin oleh Kabagops Satbrimob Polda Metro Jaya dengan melibatkan Polwan Satbrimob PMJ sebagai bentuk nyata kedekatan Polri dengan masyarakat.
Sebagai pusat berbagai agenda nasional dan internasional, Jakarta menuntut kesiapsiagaan tinggi dari aparat keamanan. Namun bagi Brimob Polda Metro Jaya, pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui ketegasan dalam tugas, melainkan juga melalui empati dan perhatian yang menyentuh langsung kehidupan warga. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam membangun rasa aman yang lahir dari kepercayaan publik.
Kehadiran Satbrimob PMJ disambut hangat oleh masyarakat. Interaksi yang terjalin penuh keakraban, menciptakan suasana kebersamaan yang memperkuat ikatan emosional antara Polri dan warga sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, Satbrimob PMJ menyalurkan 125 kantong beras seberat 5 kilogram kepada 125 kepala keluarga di wilayah RT 011 dan RT 012, RW 008, Kelurahan Kebon Sirih. Penyaluran bantuan berlangsung dengan penuh kehangatan, mencerminkan wajah humanis Polri yang mengedepankan empati serta kepedulian sosial secara nyata.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menegaskan bahwa setiap langkah pengabdian Brimob berakar pada nilai kemanusiaan.
Satbrimob PMJ berkomitmen untuk terus berjalan seiring dengan masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial yang saling menguatkan.
Melalui langkah sederhana namun bermakna ini, Satbrimob PMJ berharap dapat menumbuhkan harapan, mempererat kebersamaan, serta menghadirkan ketenangan bahwa di setiap sudut ibu kota, Polri selalu hadir untuk melindungi dan melayani dengan sepenuh hati.
Kapolri Kerahkan 147 Ribu Personel Gabungan untuk Amankan Nataru
Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung ke Gereja Katedral dan GPIB Immanuel Jakarta Pusat. Hal itu dilakukan untuk memastikan terciptanya pengamanan dan pelayanan optimal bagi masyarakat yang menjalani ibadah Natal.
Peninjauan tersebut dilaksanakan bersama dengan Menko Polkam, Menko PMK, Mendagri, Panglima TNI, Kemenag dan stakeholder terkait lainnya.
Menurut Sigit, peninjauan ini merupakan tindaklanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat bisa mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Sesuai arahan Pesiden kita diminta berikan pelayanan terkait operasi Nataru di dalamnya kita mengamankan masyarakat mudik , masyarakat yang melaksanakan Misa ibadah Natal dan masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan pergantian tahun,” kata Sigit usai meninjau Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025).
Sigit memaparkan, untuk mengamankan Nataru tahun ini, sebanyak 147 personel gabungan dikerahkan. Selain itu, Sigit menyebut juga menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) di antaranya yakni Banser NU dan Kokam Muhammadiyah.
“Kami Polri saat ini menurunkan kurang lebih 147 personel gabungan dan kemarin juga kami melaksanakan apel bersama-sama dengan rekan-rekan lain seperti Banser. Kami juga mengajak Kokam untuk ikut bersama-sama melaksanakan kegiatan pengamanan khususnya di Gereja yang melaksanakan perayaan misa Natal,” ujar Sigit.
Dengan dilibatkannya ormas tersebut, Sigit menyebut bahwa, hal itu wujud dari Bhinneka Tunggal Ika. Dimana semua elemen bersatu tanpa melihat agama untuk sama-sama menjaga seluruh Bangsa Indonesia.
“Ini juga bagian dari wujud Bhinneka Tunggal Ika. Bagaimana seluruh masyarakat, elemen bangsa sama-sama tanpa membedakan agama, namun semuanya bersatu untuk ikut membantu memberikan jaminan rasa aman,” ucap Sigit.
“Karena itu tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan TNI, stakeholder terkait dan teman-teman dari ormas, Banser, Kokam dan lain yang ikut membantu, bagian wujud dari Indonesia adalah negara besar, negara yang terus menjaga kesatuan dan persatuan,” tambah Sigit menekankan.
Di sisi lain, Sigit berharap seluruh rangkaian Ibadah malam Misa Natal ini juga bisa mendoakan masyarakat yang sedang mengalami duka cita akibat bencana alam di Sumatra. Ia juga meminta agar seluruh pihak bisa menjaga keamanan dan kelancaran hingga pergantian tahun nanti.
“Dan kita berdoa semua agar seluruh rangkaian ibadah Misa Natal baik hari ini ataupun nanti pergantian tahun semua bisa berjalan. Tentunya kita titip doakan saudara kita yang sedang terkena musibah untuk kembali bisa bangkit dan kita berdoa sama-sama untuk saudara kita di Sumatra dan saudara kita di seluruh negeri agar semua terjaga dari situasi prediksi yang kemungkiann bisa terjadi akibat ramalan cuaca,” tutup Sigit.
Kapolri Pastikan Pengamanan dan Pelayanan Misa Malam Natal Saat Tinjau 2 Gereja,
Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung ke Gereja Katedral dan GPIB Immanuel Jakarta Pusat. Hal itu dilakukan untuk memastikan terciptanya pengamanan dan pelayanan optimal bagi masyarakat yang menjalani ibadah Natal.
Peninjauan tersebut dilaksanakan bersama dengan Menko Polkam, Menko PMK, Mendagri, Panglima TNI, Kemenag dan stakeholder terkait lainnya.
Menurut Sigit, peninjauan ini merupakan tindaklanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat bisa mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Sesuai arahan Pesiden kita diminta berikan pelayanan terkait operasi Nataru di dalamnya kita mengamankan masyarakat mudik , masyarakat yang melaksanakan Misa ibadah Natal dan masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan pergantian tahun,” kata Sigit usai meninjau Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025).
Sigit memaparkan, untuk mengamankan Nataru tahun ini, sebanyak 147 personel gabungan dikerahkan. Selain itu, Sigit menyebut juga menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) di antaranya yakni Banser NU dan Kokam Muhammadiyah.
“Kami Polri saat ini menurunkan kurang lebih 147 personel gabungan dan kemarin juga kami melaksanakan apel bersama-sama dengan rekan-rekan lain seperti Banser. Kami juga mengajak Kokam untuk ikut bersama-sama melaksanakan kegiatan pengamanan khususnya di Gereja yang melaksanakan perayaan misa Natal,” ujar Sigit.
Dengan dilibatkannya ormas tersebut, Sigit menyebut bahwa, hal itu wujud dari Bhinneka Tunggal Ika. Dimana semua elemen bersatu tanpa melihat agama untuk sama-sama menjaga seluruh Bangsa Indonesia.
“Ini juga bagian dari wujud Bhinneka Tunggal Ika. Bagaimana seluruh masyarakat, elemen bangsa sama-sama tanpa membedakan agama, namun semuanya bersatu untuk ikut membantu memberikan jaminan rasa aman,” ucap Sigit.
“Karena itu tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan TNI, stakeholder terkait dan teman-teman dari ormas, Banser, Kokam dan lain yang ikut membantu, bagian wujud dari Indonesia adalah negara besar, negara yang terus menjaga kesatuan dan persatuan,” tambah Sigit menekankan.
Di sisi lain, Sigit berharap seluruh rangkaian Ibadah malam Misa Natal ini juga bisa mendoakan masyarakat yang sedang mengalami duka cita akibat bencana alam di Sumatra. Ia juga meminta agar seluruh pihak bisa menjaga keamanan dan kelancaran hingga pergantian tahun nanti.
“Dan kita berdoa semua agar seluruh rangkaian ibadah Misa Natal baik hari ini ataupun nanti pergantian tahun semua bisa berjalan. Tentunya kita titip doakan saudara kita yang sedang terkena musibah untuk kembali bisa bangkit dan kita berdoa sama-sama untuk saudara kita di Sumatra dan saudara kita di seluruh negeri agar semua terjaga dari situasi prediksi yang kemungkiann bisa terjadi akibat ramalan cuaca,” tutup Sigit.